Your Cart
Loading

ebook Kearifan Lokal Dayak Kenyah

On Sale
IDR75000.00
IDR75,000
Added to cart

Kearifan Lokal Masyarakat Adat Dayak Kenyah dalam Pengelolaan Tana' Ulen di Taman Nasional Kayan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara adalah karya Njau Anau yang mengangkat salah satu sistem konservasi hutan adat tertua dan paling berkelanjutan di Indonesia. Jauh sebelum konsep konservasi berbasis masyarakat dikenal dalam kebijakan kehutanan modern, masyarakat Dayak Kenyah telah menerapkan sistem Tana' Ulen, yaitu kawasan hutan larangan yang dikelola melalui aturan adat demi menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan generasi mendatang.

Dalam bahasa Dayak Kenyah, Tana' Ulen berarti kawasan hutan yang hanya dapat dimanfaatkan berdasarkan aturan adat yang ketat. Melalui kajian akademis yang didukung pengalaman lapangan, buku ini menjelaskan bagaimana masyarakat adat mengelola hutan primer di sepanjang daerah aliran sungai dengan sistem larangan, sanksi adat, ritual tradisional, serta mekanisme pelestarian yang terbukti mampu menjaga kelestarian hutan selama berabad-abad.

Ditulis dengan bahasa yang sistematis namun mudah dipahami, buku ini menempatkan pengetahuan adat Dayak Kenyah sejajar dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan kebijakan kehutanan modern. Sekaligus menjadi dokumentasi penting bagi pelestarian pengetahuan lokal yang kini menghadapi tantangan perubahan zaman.


Yang Akan Anda Temukan di Dalam Buku

  • Bab 1: Mengenal Hutan Tana' Ulen sebagai sistem konservasi masyarakat adat Dayak Kenyah, hubungan budaya dengan alam, kondisi kehutanan Asia Tenggara, hingga konflik pengelolaan hutan.
  • Bab 2: Membahas kearifan lokal sebagai dasar pengelolaan tanah adat serta kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan dan kebijakan kehutanan nasional.
  • Bab 3: Profil Desa Long Alango, kondisi geografis, kependudukan, serta kawasan Tana' Ulen di dalam Taman Nasional Kayan Mentarang.
  • Bab 4–5: Mengulas praktik pengelolaan Tana' Ulen, aturan adat, ritual pemanfaatan hasil hutan, tanda larangan berupa ukiran Mandau pada pohon, sistem sanksi adat, hingga faktor pendukung dan penghambat pelestarian.
  • Bab 6: Menjelaskan masa depan sistem Tana' Ulen di tengah perkembangan zaman serta hubungan masyarakat adat dengan kebijakan pemerintah di sektor kehutanan.
  • Dilengkapi peta wilayah adat, data kependudukan, tabel sanksi adat, serta daftar pustaka akademis yang komprehensif.

Tentang Penulis

Njau Anau lahir di Long Alango pada 12 Mei 1967. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pendidikan Sejarah di IKIP PGRI Surabaya dan Magister Manajemen Pemerintahan Daerah di Universitas Mulawarman.

Pengalaman profesionalnya meliputi staf WWF Indonesia di Taman Nasional Kayan Mentarang, konsultan Center for International Forestry Research (CIFOR), hingga berbagai jabatan strategis di Pemerintah Kabupaten Malinau. Sebagai putra asli Long Alango sekaligus birokrat dan peneliti, ia menghadirkan perspektif yang autentik mengenai Tana' Ulen, baik sebagai bagian dari masyarakat adat maupun sebagai peneliti kebijakan publik.


Keunggulan Buku

  • Mengangkat dokumentasi langka mengenai sistem konservasi adat Dayak Kenyah yang masih dipraktikkan hingga sekarang.
  • Ditulis langsung oleh penulis yang berasal dari komunitas yang menjadi objek kajian sehingga memberikan perspektif yang autentik.
  • Relevan dengan isu deforestasi, konservasi, hak masyarakat adat, dan pembangunan berkelanjutan.
  • Dilengkapi referensi akademis, data lapangan, peta wilayah adat, tabel sanksi adat, serta dokumentasi pendukung.
  • Sangat layak dijadikan referensi untuk skripsi, tesis, penelitian, maupun kajian kebijakan kehutanan.

Cocok untuk Siapa?

Buku ini sangat direkomendasikan bagi:

  • Akademisi dan mahasiswa antropologi, kehutanan, ilmu lingkungan, serta studi masyarakat adat.
  • Peneliti, praktisi konservasi, NGO lingkungan, dan pengelola kawasan konservasi.
  • Pemerhati budaya Dayak dan Kalimantan yang ingin memahami sistem hukum adat langsung dari sumbernya.
  • Pembuat kebijakan di bidang kehutanan dan pemberdayaan masyarakat adat.
  • Pembaca umum yang tertarik pada kearifan lokal Nusantara dan pembangunan berkelanjutan.

Spesifikasi Ebook

  • Judul: Kearifan Lokal Masyarakat Adat Dayak Kenyah dalam Pengelolaan Tana' Ulen di Taman Nasional Kayan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara
  • Penulis: Njau Anau
  • Penyelia: Masri Sareb Putra
  • Editor: Matius Mardani
  • Penerbit: PT. Sinar Bagawan Khatulistiwa
  • Cetakan: Pertama, Maret 2024
  • Jumlah Halaman: 154 halaman (isi)
  • Bahasa: Indonesia
  • Format: Buku Digital (E-Book)
  • ISBN: Akan diperbarui setelah nomor ISBN resmi diterbitkan.
  • Kategori: Antropologi, Budaya Dayak, Kehutanan dan Lingkungan, Studi Masyarakat Adat

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu Tana' Ulen?

Tana' Ulen adalah kawasan hutan larangan dalam adat Dayak Kenyah yang dikelola melalui aturan adat ketat agar sumber daya alam tetap lestari dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Apakah buku ini cocok untuk pembaca umum?

Ya. Walaupun berbasis riset akademis, buku ini menggunakan bahasa yang runtut dan mudah dipahami sehingga cocok dibaca oleh masyarakat umum.

Dalam format apa ebook ini tersedia?

Buku tersedia dalam format E-Book. Format file (PDF atau EPUB) akan disesuaikan dengan versi yang tersedia di toko.

Apakah buku ini membahas hukum adat dan ritual secara rinci?

Ya. Pembahasan mengenai aturan adat, sistem sanksi, ritual pemanfaatan hasil hutan, serta mekanisme pelestarian Tana' Ulen dijelaskan secara mendalam pada Bab 4 dan Bab 5.


Kearifan Lokal Masyarakat Adat Dayak Kenyah dalam Pengelolaan Tana' Ulen merupakan dokumentasi penting mengenai sistem konservasi adat yang masih hidup dan terus dipraktikkan hingga saat ini. Buku ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Dayak Kenyah menjaga kelestarian hutan melalui hukum adat, nilai budaya, dan kearifan lokal yang terbukti mampu bertahan lintas generasi.
Cara Mendapatkan: Pelajari langsung dari sumbernya bagaimana masyarakat adat Dayak Kenyah menjaga hutan Kalimantan tetap lestari selama berabad-abad. Miliki buku digital ini sekarang juga dan jadikan sebagai referensi penelitian, kajian budaya, maupun bacaan mendalam tentang konservasi berbasis kearifan lokal Nusantara.


You will get a PDF (4MB) file